Selasa, 06 April 2010
SERVICE POMPA AIR
Sambil kerja sambil Olah Raga…
Yang satu ini memang tidak terlalu banyak mikirnya . Hanya dibutuhkan
sedikit tenaga untuk panjat dinding sumur,jika kebetulan pas dapet yang
berkedaleman 10 meter sampai kedaleman 20 meter. Karena kemampuan hisap
pompa untuk jenis yang berdaya rendah ( 125 W ) maksimum hanya 9 meter,
jadi harus di pasang di dalam sumur.
Lumayanlah.....cukup untuk meregangkan otot otot setelah beberapa hari yang di service hanya TV, TV dan TV lagi.
Seperti kata salah seorang rekan di Forumnya NDOWIE..memang benar kalau service yang beginian hanya di perlukan 70 % otot dan 30 % pikiran.
Tapi
kalau dinilai dari hasilnya tidak kalah dengan yang 30 % otot dan 70 %
mikirnya. Dan yang jelas bagi saya lebih banyak suksesnya dari pada
gagalnya.
OK lah kalo begitu..hanya sekedar kata pembuka dan intermezo saja.
Kerusakan yang umum dan biasa di temui dari pompa air, baik yang biasa ataupun Jet pump hampir sama.
Hanya beberapa kasus saja agak memerlukan ketelitian dan kejelian pada saat servicenya.
Pompa air MATOT atau mati total
Hal ini menunjukkan kalau tidak ada aliran listrik yang masuk ke pompa
air. Langkahnya yang pertama cek ke sumber Listriknya bisa dari Stop
kontak atau saklar. Jika tegangan masuk, cek Switch Water level di
Tandon air ( jika menggunakan Sensor Water Level ). Cek selanjutnya di
Automatic Pressure Switch untuk pompa air yang tidak menggunakan Tandon
air alias kran dibuka pompa nyala, kran di tutup pompa mati.
Jika tegangan sampai ke terminal pompa air tetapi motor pompa tidak hidup dan tak ada suara sama sekali dapat
dipastikan Spull dari pompa air putus atau Thermal Switch yang berada
dalam spull pompa air putus.Atau bisa juga Spull sudah terbakar dengan
kondisi kawat di dalamnya sudah putus.Karena biasanya kalau terbakar
tetapi tidak putus efeknya akan membuat MCB listrik rumah kita Trip
karena konslet.
Sebagai
catatan pengecekan jangan hanya menggunakan Testpen karena yang
terdeteksi hanya Phasenya saja sedangkan neutralnya tidak .Dan Tespen
pun kadang menyala karena tegangan induksi.
Pompa air Hidup dengan suara tidak semestinya kemudian mati.
Yang
dimaksud adalah Pompa air hidup tetapi suaranya tidak normal. Misal
hannya berdengung dan as rotor tidak berputar atau hidup tapi putaran
as rotor lemah kemudian mati. Jika dibiarkan lama pompa akan hidup lagi dengan kondisi seperti di atas kemudian mati lagi. Hal itu terjadi karena pompa air bermasalah pada komponennya bisa karena Capasitornya lemah atau mati, Bearing ( laker ) macet, atau bisa juga blog Pompa
kemasukan pasir atau kotoran. Untuk pompa tertentu bisa juga macetnya
karena As yang karatan dan merekat pada Stator karena mungkin beberapa
hari tidak di hidupkan. Hal hal tadi menyebabkan Spull dari pompa air
panas dan pengaman Thermal Switch dari spull tersebut terputus dan akan
tersambung lagi jika panasnya turun. Lebih parah jika Spull tadi tidak
menggunakan Thermal Switch efeknya spull pasti akan terbakar.
Dengan penggantian part part yang rusak seperti yang tersebut diatas biasanya pompa akan normal kembali.
Spull pompa yang short antara gulungan utama dan gulungan Bantu juga akan mengakibatkan hal seperti ini.
Kerusakan
pada Capasitor tidak selalu terlihat secara fisik, kadang capasitor
meledak atau retak, kadang bentuknya masih utuh tetapi sudah mati juga
bisa.
Pompa air Hidup tetapi Air tidak mau keluar
Kerusakan untuk problem seperti ini andaikata dari sebelumnya normal,
paling sering pada Foot Klep di dasar pipa hisap bocor. Bocor bisa
disebabkan Karet foot klep yang sudah aus atau bisa juga karena
terganjal pasir.
Coba buka tutup pancingangan pada blog pompa air lihat apakah kosong airnya . Jika kosong sudah pasti foot klepnya yang
bocor, isi dengan air sampai penuh dan hidupkan pompa air ,tunggu
beberapa saat maka air akan ngalir lagi. Jika setelah air bisa naik
tetapi kemudian jika di matikan beberapa saat
seperti itu lagi berarti harus di lakukan penggantian foot klep.Akan
tetapi jika tetap lancar berarti Footklep hanya terganjal pasir dan
pada saat di nyalakan pasir ikut terangkat ke atas.
Pompa air Lemah atau keluaran airnya kecil
Ini sering terjadi pada pompa air yang menggunakan Impeller berbahan
kuningan. Sisi sisi dari Impeller ini mudah sekali tergerus pasir
yang mengakibatkan terjadi rongga yang lebar di antara tutup impeller,
impeller, dan blog pompa. Dan efeknya sedotan dari pompa menjadi lemah..
Dengan penggantian tutup impeller dan Impellernya masalah bisa terselesaikan selagi blognya tidak parah.
Cara lain dengan melakukan penambalan, akan tetapi kadang kadang tidak awet, hanya beberapa bulan saja sudah kembali lemah.
Cara
yang lain lagi dengan meratakan kembali tutup dengan impellernya dengan
cara di Bubut, tetapi biayanya terlalu mahal. Tidak sesuai dengan harga
pompa airnya.
Automatic pompa air berbunyi cethak cethek
Untuk sensor pompa air dengan system Pressure Switch atau jika kran di
buka pompa hidup dan kran di tutup pompa mati jaringan perpipaan dari
saluran output pompa harus benar benar rapat. Karena jika ada yang
bocor setetespun akan mengakibatkan pompa sering hidup mati sendiri
jika tekanan air dalam pipa menurun akibat bocornya instalasi pipa atau
kran yang menetes.
Pompa air menyala tetapi Air tidak mau naik.
Meskipun air dalam blog pompa penuh tetapi air tidak mau tersedot
keatas, bahkan dapat terjadi pada pompa air yang baru.dan baru di pasang.
Penyebab
dari masalah ini dikarenakan ada lobang walaupun hanya sebesar jarum
pada jaringan pipa hisap sampai blog pompa, sehingga udara ikut masuk
tersedot kedalam pompa air.
Bisa
karena Mechanical Seal yang sudah lemah atau keramiknya tidak rata (
aus ) atau bisa juga karena pada saat melakukan pengeleman pipa pipa
tidak sempurna sehingga udara masuk melalui sambungan tersebut. Juga
bisa dari pemasangan sok drat kurang banyak Seal tape nya.
Untuk
pemasangan pompa baru ada baiknya sebelum di pasang kencangkan lagi
baut baut pada pompa karena kadang pemasangan dari pabrik kurang
kencang.
Untuk kerusakan pompa air dari jenis Jet pump selain kerusakan yang
tersebut diatas ada kerusakan kerusakan khusus yang kadang memang
sangat memerlukan ketelitian dan kejelian kita sebagai tukang service
untuk memperbaikinya.
Semoga tulisan ini bermanfaat untuk rekan rekan service atau untuk siapa saja yang memerlukan informasi.
Jika dirasa kurang lengkap dan ingin melengkapi silahkan saja kasih comment.
Rabu, 16 Desember 2009
Pompa pendorong Mesin Cuci 1 Tabung
Suatu kali mendapat keluhan dari
seorang ibu yang mempunyai mesin cuci 1 tabung. Sudah 2 bulan mesin
cucinya tidak dapat di pergunakan untuk mencuci, setelah menempati
rumah yang baru. Padahal di rumah yang lama selalu di gunakan dan tidak
ada masalah.
Dan
kondisi mesin cuci juga dalam keadaan tidak rusak. Ketika saya tanyakan
problemnya, ternyata air tidak mau keluar mengisi tabung mesin cuci
pada saat proses pencucian.
Dari hasil pengamatan dari kondisi yang
ada, ternyata problem tersebut terjadi karena Tandon air pada rumah
tersebut letaknya kurang tinggi, dari permukaan tanah hanya sekitar 2
meter. Otomatis air yang keluar yang hanya mengandalkan grafitasi bumi,
tidak mampu menekan lobang dalam katub kran listrik ( Solenoide Valve )
Yang berada dalam mesin cuci.
Solusi
untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan cara memasang pompa air
pendorong pada keluaran dari tandon air. Si ibu keberatan jika harus
memasang Pompa air baru karena harus menambah pengeluaran sedangkan dia
hanya menyewa rumah tersebut. Akhirnya saya berikan solusi yang kedua
yaitu dengan memanfaatkan Pompa air yang ada, yang dipergunakan untuk
mengisi Tandon air yang bersumber dari sumur.
Tetapi memang agak
sedikit repot karena harus mematikan kran pada saat mencuci dan
menghidupkan kran pada saat mengisi Tandon air.
Dengan sedikit penambahan rangkaian listrik dan merubah perpipaan air masalah tersebut dapat teratasi.
Gambar perpipaan
Gambar Solenoide Valve ( SV ) mesin cuci
CR
Adalah Relay dengan coil bertegangan 220 Volts AC. Agar lebih awet
dapat menggunakan relay dengan seri MK2P ber merk OMRON. Kemampuan
kontak nya sampai 10 A.
Gambar Solenoide Valve ( SV ) mesin cuci
